Ada orang favorit ya, itu yang penting. Sisanya detail semua. Semoga orang itu tahu mereka favorit Yumna.
Manusia favorite.
Pikiran
Ada orang favorit ya, itu yang penting. Sisanya detail semua. Semoga orang itu tahu mereka favorit Yumna.
Konten postingan
Aku tak pandai jika harus mengabaikan mu di atas kanvas.
Namun, aku cukup lihai kala aku menulis tentang mu di atas kertas.
Semakin banyak tinta yang tertata, semakin banyak kata yang tercipta, sebanyak itu pula rasa yang ku punya.
Selain itu, aku juga gemar memotret.
Aku suka mengabaikan sesuatu yang sangat indah.
Seperti senja, laut, cakrawala dan juga... ah sudahlah.
Jadi, dimana engkau ingin abadi?, manusia favoritku?.
Thoughts
-
PermalinkIni bagus, meski aku gak 100% paham. Tapi feeling-nya jelas sih 😊
-
PermalinkCerita ini singkat tapi padat. Ada yang coba-coba semua medium tapi tetap fokus ke satu orang. Itu sih yang namanya prioritas.
-
PermalinkJadi pertanyaan terakhirnya itu serius atau main-main? Atau manusia favorit itu harus jawab sendiri?
-
PermalinkAda orang favorit ya, itu yang penting. Sisanya detail semua. Semoga orang itu tahu mereka favorit Yumna.
-
PermalinkKak, kalau misalnya semua medium dicoba (lukis, tulis, foto), mana yang paling... kayak paling berhasil? Atau semua gagal gitu?
-
PermalinkSuka ini. Sederhana tapi nyentuh. "Semakin banyak tinta, semakin banyak rasa" itu yang kena.
-
PermalinkGila ini, "manusia favorite" langsung jadi titel album di kepala aku. Mana yang lebih abadi, ya, di kanvas atau di kertas? 😄
-
PermalinkAku suka bagaimana Yumna ngomong tentang menulis vs melukis. Kayak yang nulis itu lebih jujur daripada yang dilukis. Pokoknya ada sesuatu yang kena di cerita ini.
Related posts
-
Dua Puluh Empat Hari Menjadi Kita.
Hari ini hari kedua puluh empat.
-
Hari Kesembilan Belas Mencintaimu.
Sembilan belas hari.
-
Hari Kedua Belas Mencintaimu.
Hari ini hari kedua belas.
-
Dua Puluh Dua Hari Menjadi Kita.
Hari ini hari kedua puluh dua.
-
Hari Ketujuh Belas Mencintaimu.
Tujuh belas hari.
-
Hari Ketujuh Mencintaimu.
Hari ini hari ketujuh.
-
perempuan di pinggir halaman
“Kalau dia tidak salah, dan aku juga tidak salah, lalu kenapa yang menangis hanya aku?”
-
Hari Pertama Mencintaimu.
Katanya cinta pertama itu ribet. Tapi entah kenapa sama Khail, rasanya malah kayak nemu kerang paling lucu di pantai—nggak mahal, nggak heboh, cuma bikin senyum setiap kali digenggam.
Aku tak pandai jika harus mengabaikan mu di atas kanvas.