Langsung ke konten
Loading…

hi, gabina

gabinary

Konten postingan

null
aku juga menamai cameraku dengan Gabina <3

Hi, Gabina.

Ya, benar. Mulai hari ini, namamu adalah Gabina. Aku yang menamakanmu demikian, dan kuharap kau bersedia menjadi tempatku menampung segala hal tentang hidupku—cerita yang membahagiakan, kegelisahan yang sulit dijelaskan, hingga hal-hal kecil yang mungkin tak sempat kuceritakan kepada siapa pun.

Mungkin kau bertanya-tanya, mengapa Gabina?

Gabin + Na.

"Gabin" berasal dari salah satu makanan favoritku: kue gabin. Kue tradisional dengan isian tape singkong yang difermentasi, dipadukan dengan fla lembut, lalu diapit dua keping biskuit seperti sandwich. Aku sangat menyukainya, terlebih saat masih hangat.

Di tempatku bekerja, ada seorang penjahit yang sering membawa kue gabin untuk dijual kepada kami. Entah mengapa, setiap kali membelinya, rasanya sederhana namun begitu menenangkan. Menikmatinya sebagai sarapan atau sekadar mengganjal perut selalu membuat hariku terasa sedikit lebih hangat. Karena rasa cintaku yang begitu besar pada kue itu, aku memutuskan menjadikan Gabin sebagai bagian dari sudut kecil dalam diriku.

Lalu ada "Na."

Orang tuaku sering memanggilku dengan sebutan itu, sebuah potongan kecil dari namaku yang terdengar begitu akrab. Di sekitarku, "Na" juga mengingatkanku pada panggilan "Nak", sapaan sederhana yang sering diucapkan orang tua kepada anak-anak mereka. Hangat, penuh kasih, dan selalu terasa seperti rumah.

Itulah asal mula nama Gabina. Gabin, yang mengingatkanku pada kehangatan rasa. Na, yang mengingatkanku pada hangatnya sebuah panggilan sayang.

Aku berharap, siapa pun yang suatu hari membaca semua tulisan di sini akan merasakan kehangatan yang sama. Dan untukku sendiri, semoga setiap kali aku kembali kepadamu, rasanya seperti pulang ke sebuah tempat yang tidak menghakimi, tidak terburu-buru memberi jawaban, tetapi selalu bersedia mendengarkan.

Senang bertemu denganmu, Gabina. Mulai hari ini, mari menjadi teman untuk selamanya, Gabina...

With love,

Na

Thoughts

  • IntanKarlina

    kue gabin yang diambil dari penjahit yang sama terus itu poin yang bagus. jadi Gabina ini digital atau dicatat tangan di mana?

    Permalink
  • dwi_tanya_terus

    aku jadi penasaran, sudah berapa lama kamu beli gabin dari penjahitnya itu? terus cerita pertama Gabina apa?

    Permalink

Related posts

Publik 9 percakapan 11 pikiran 38 suara positif 0 suara negatif 1 seri

Dalam grup