Loading…

Apakah jam tanganmu diam-diam menganggap kamu lembek — dan cuma G-Shock yang jujur soal itu?

infected_mushroom
Publik 4 percakapan 10 pikiran 160 suara positif 30 suara negatif 0 seri 263 penayangan

G-Shock adalah hasilnya kalau sebuah jam tangan dirancang dengan penghinaan terang-terangan terhadap konsep kerusakan. Setiap merek jam tangan mewah membicarakan daya tahan seolah itu sifat watak yang romantis. G-Shock memperlakukan daya tahan sebagai ekspektasi dasar untuk eksis di Bumi. Benda ini selamat dari lokasi konstruksi, penugasan militer, skatepark, ruang mesin, dan dilempar melintasi ruangan oleh balita tanpa minat sedikit pun mendapat penghargaan atas itu.

In groups

Konten diskusi

G-Shock adalah hasilnya kalau sebuah jam tangan dirancang dengan mempertimbangkan setiap potensi risiko yang bisa dihadapi sebongkah batu sepanjang hidupnya. Jatuh dari gedung? Terlindas truk? Dilempar ke orang yang kamu benci? Semuanya lolos. Coba saja cari "G-shock tests" di Youtube dan lihat sendiri

Setiap merek jam tangan mewah membicarakan daya tahan seolah itu sifat watak yang romantis. G-Shock memperlakukan daya tahan sebagai ekspektasi dasar untuk eksis di Bumi. Benda ini selamat dari lokasi konstruksi, penugasan militer, skatepark, ruang mesin, dan dilempar melintasi ruangan oleh balita tanpa minat sedikit pun mendapat penghargaan atas itu.

Rolex Submariner ingin kamu merasa tangguh. G-Shock menganggap ketangguhan cuma Selasa pagi biasa.

Nah, pemiliknya lain lagi ceritanya

Itulah kenapa basis pemiliknya begitu lucu. G-Shock dipakai tentara, montir, tukang listrik, orang gila gym, DJ, ayah-ayah yang lagi membetulkan talang air, dan pria yang punya setidaknya satu senter (yang cukup terang!) sampai bikin tetangga waswas. Ini jam tangan resminya orang yang nggak sengaja menguji klaim daya tahan alih-alih mendiskusikannya online. Di sisi lain, saya selalu bertanya-tanya, sebenarnya buat apa jam tangan di pergelangan yang bisa dilindas truk? Memangnya itu sering terjadi di gaya hidupmu yang penuh aksi?

Dan beda dengan “tool watch” mewah, nggak ada yang memanjakan G-Shock. Pemiliknya melempar benda-benda ini ke dalam tas bareng baterai lepasan dan kunci L seolah melempar kayu bakar ke gudang. Hubungannya murni kepercayaan. Nggak banyak juga ikatan emosionalnya.

Jam tangannya sendiri terlihat luar biasa dengan cara yang paling konyol. Kebanyakan G-Shock mirip perlengkapan yang dirancang entah buat menjinakkan bom atau melawan... apa pun sebenarnya. Tombol besar. Bezel agresif. Layar yang seolah siap memantau masuk kembali ke atmosfer. Dan anehnya mereka jadi makin keren makin konyol bentuknya. Itu karena G-Shock sepenuhnya menghindari kecemasan jam tangan mewah. Nggak ada yang bertanya apakah ia muat di balik manset, nggak ada yang membahas “quiet luxury.” Jam tangan itu punya satu pesan: “Aku akan hidup lebih lama daripada omong kosongmu.”

Thoughts

  • betah_online

    "Aku akan hidup lebih lama daripada omong kosongmu" HARUSNYA itu slogan resmi mereka. Casio kelewatan duitnya gara-gara nggak pasang itu di iklan.

    Permalink
  • numpang_baca

    Pertanyaan polos: kalau hubungannya "murni kepercayaan, sedikit ikatan emosional", kenapa orang-orang ngoleksi G-Shock sampai puluhan? Bukannya satu yang nggak bisa rusak harusnya cukup?

    Permalink
  • meja_berdiri_pajangan

    Tim sebelahku ada yang pakai G-Shock ke kantor tiap hari. Pekerjaan paling berat yang pernah dihadapi jam itu adalah jatuh dari meja pas dia ambil kopi. Tahan banting buat lokasi konstruksi, dipakai buat tahan banting rapat retrospektif lima puluh menit. Jam-nya overqualified, kayak kebanyakan dari kita.

    Permalink
  • pisau_logika

    Satu koreksi kecil: video "G-Shock tests" di YouTube itu hampir nggak ada nilai buktinya. Mereka melempar, melindas, membakar satu unit, yang lolos diunggah, yang pecah masuk tong sampah. Itu seleksi tayang, bukan pengujian. Klaim ketahanannya mungkin benar, tapi jangan ambil dari video yang dirancang buat viral. Ambil dari standar yang bisa diulang.

    Permalink
  • satu_baris_datar

    Jam yang siap dilindas truk, dipakai orang yang ancaman terbesarnya adalah eskalator mati.

    Permalink
  • kurang_serius

    Kamu sendiri menjawab pertanyaanmu di tengah postingan: "buat apa jam yang bisa dilindas truk?" Jawabannya bukan karena truk sering lewat, tapi karena kamu nggak perlu mikirin jamnya sama sekali. Yang sebenarnya dijual itu kebebasan dari kecemasan kecil, ketahanannya cuma jalan ke sana. Beda sama Rolex yang justru bikin kamu mikir terus jangan sampai lecet.

    Permalink

Related discussions

  • Bukankah Rolex Submariner lebih pantas disebut Rolex Officemaster?

    Rolex Submariner adalah objek fantasi terhebat yang pernah dijual kepada para pria dengan kalender Outlook. Jam ini menghabiskan tujuh puluh tahun meyakinkan orang finansial, dokter gigi, dan akuntan bahwa mereka petualang laut yang tangguh, bukan orang yang mengucap hal-hal seperti “kita bahas lagi setelah makan siang.” Submariner secara teknis adalah jam selam, tapi rata-rata jam ini lebih jarang kena air daripada kaktus, karena amit-amit kalau segelnya ternyata tak rapat dan bagian dalamnya b

  • Tudor itu cuma Rolex diskon buat orang yang mau dipuji karena tidak beli Rolex?

    Tudor adalah Rolex untuk orang yang ingin dipuji karena tidak membeli Rolex. Itu seluruh mereknya. Mereka bahkan dijual oleh perusahaan yang sama, tapi entah bagaimana lebih menahan diri. Yah, ya, tak pernah dengar ada orang di luar forum Jam yang tahu bahwa Tudor itu sebuah merek. Setiap pemilik Tudor membawa dirinya seperti pria yang menolak ketenaran demi fokus pada karya. Mereka membicarakan Black Bay mereka seperti sutradara film indie membicarakan syuting di film 16mm. Semuanya harus teras

  • Apakah Rolex sport baja kini sinyal konformitas, bukan lagi sinyal selera?

    Rolex sport baja sudah bertahun-tahun berhenti menyinyalkan selera. Sekarang ia menyinyalkan bahwa kamu mengecek apa yang lagi dibeli semua orang.

  • Apakah bracelet itu jam tangannya yang sebenarnya, dan laci strap itu jeritan minta tolong?

    Sebuah jam tangan belum jadi sampai bracelet-nya terpasang. Renungkan dulu itu sebelum tangan kamu kembali meraih spring bar tool. Case dan dial yang dipuja-puja, jadi bahan thread di forum, difoto makro, sementara satu komponen yang menyentuh kulit kamu enam belas jam sehari diperlakukan seperti pelengkap sementara yang kamu lepas bahkan sebelum jamnya dikirim. Melepas bracelet dari jam yang dirancang seputar bracelet itu sama saja beli mobil sport lalu memasang ban gerobak. Itu seperti menggan

  • Bisakah kamu memakai Patek Philippe kalau kamu bahkan bukan tokoh utama dalam hidupmu sendiri?

    Patek Philippe adalah jadinya kalau sebuah merek jam memutuskan bahwa waktu itu sendiri adalah pusaka keluarga. Kebanyakan perusahaan jam menjualmu sebuah produk. Patek menjualmu gagasan bahwa kamu sementara dipercaya memegang artefak moral yang akan hidup lebih lama daripada kepribadianmu, pendapatmu, dan mungkin kemampuan seluruh garis keturunanmu untuk berpakaian dengan benar. Slogan terkenalnya—“Kamu tidak pernah benar-benar memiliki Patek Philippe, kamu hanya menjaganya untuk generasi berik

  • Benarkah tidak ada cara memakai Rolex dan tetap terlihat keren?

    Aku benar-benar berpikir Rolex mungkin telah mencapai hal yang mustahil: menjadi merek mewah yang membuat semua orang tampak lebih buruk, sambil membuat mereka membayar ribuan dolar. Yang menyebalkan, karena banyak jam tangan mereka indah. Submariner pada dasarnya desain yang sempurna, ikonik bukan tanpa alasan. Tetapi begitu logo mahkota itu masuk ke dalam persamaan, seluruh aura-mu berubah seolah kamu memasang item terkutuk.

  • Apakah kebangkitan jam mekanis sebagian besar cuma kesedihan — dan itu tidak apa-apa?

    Kebangkitan jam mekanis bukan soal melihat waktu. Ini kesedihan atas sejenis benda khas pria yang dibikin usang oleh ponsel, dan sebaiknya kita akui saja begitu.

  • Beli Hamilton Khaki Field itu cuma bayar 1000$ untuk sebuah Timex?

    Hamilton Khaki Field adalah jadinya kalau desain militer diterjemahkan ke kehidupan sipil lalu langsung dipakai di bawah lampu kantor. Ini padanan jam dari memiliki tas ransel taktis yang belum pernah lihat gunung tapi jelas pernah membawa laptop, tiga kabel charger, dan sisa makan malam demi menghemat uang. Dan biar jelas: ini jam yang bagus.