Loading…

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Kunjungi Sulawesi Tengah, Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Kabupaten Sigi

affandisaud
Publik 0 percakapan 0 pikiran 1 suara positif 0 suara negatif 0 seri 2 penayangan

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Kunjungi Sulawesi Tengah, Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Kabupaten Sigi Babasalnews, 24 Juni 2026 – Sulawesi Tengah – Di tengah padatnya agenda sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan menyempatkan diri berkunjung ke Sulawesi Tengah untuk meninjau langsung kondisi masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Sigi serta memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap

Topics

In groups

Konten diskusi

null
Image descriptionKetua Umum PAN Zulkifli Hasan Kunjungi Sulawesi Tengah, Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Kabupaten Sigi

Babasalnews, 24 Juni 2026 – Sulawesi Tengah – Di tengah padatnya agenda sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan menyempatkan diri berkunjung ke Sulawesi Tengah untuk meninjau langsung kondisi masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Sigi serta memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat dan kepedulian pribadi Zulkifli Hasan terhadap masyarakat Sulawesi Tengah yang sedang menghadapi masa pemulihan pascabencana. Kehadirannya disambut dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan oleh masyarakat serta jajaran PAN Sulawesi Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, bantuan disalurkan kepada para korban gempa dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan kehidupan warga terdampak. Kehadiran langsung Ketua Umum PAN itu juga menjadi bukti komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

Meski kunjungan dilakukan secara mendadak sehingga sejumlah kader dan pengurus partai di daerah tidak dapat melakukan pengawalan secara maksimal karena masih menjalankan kegiatan di daerah pemilihan masing-masing, rasa hormat dan apresiasi tetap disampaikan atas kehadiran Zulkifli Hasan di Bumi Tadulako.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Ketua Umum PAN di Sulawesi Tengah. Terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Sigi. Semoga Bapak Zulkifli Hasan senantiasa diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam menjalankan tugas untuk bangsa dan negara,” demikian ungkapan apresiasi yang disampaikan.

Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, sekaligus menjadi dorongan bagi masyarakat terdampak gempa untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitas dengan lebih baik.

Selamat datang Ketua Umum PAN di Sulawesi Tengah.

Babasal-news.com

#babasalnewssulteng #babasalnews #pansulteng #banturakyat #satukomandozulhas

Related discussions

  • Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen atas Peredaran Produk Pangan dan Obat Tanpa Label yang Merugikan

    Masih banyak produk pangan dan obat beredar tanpa label yang jelas, padahal konsumen berhak atas informasi yang benar dan jujur sesuai Pasal 4 UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Yuk diskusikan: seberapa jauh hukum kita melindungi konsumen dari produk semacam ini, dan langkah apa yang bisa ditempuh kalau sudah terlanjur dirugikan?

  • Indonesia animal shelter : ✅. Indonesia human shelter: ❎

    Dinas sosial tidak berfungsi sama sekali di Indonesia.

  • Apakah kita membiarkan semua sampah masuk sampai kini tak punya partai?

    Pada September 2016, Hillary Clinton bilang sekitar separuh pendukung Donald Trump masuk "keranjang orang-orang menjijikkan": rasis, seksis, homofobik, xenofobik, Islamofobik... . Sejujurnya dia keliru, sebab dia dan partainya melukiskan diri sebagai pihak yang dewasa dan profesional, sementara Trump cuma anak kecil. Lalu, Trump menang. Tapi...

  • Bukankah politikus SEHARUSNYA dibayar lebih tinggi?

    Orang menyukai gagasan politik murah karena terasa bersih secara moral. Kalau politikus dibayar rendah, begitu logikanya, pasti mereka mengabdi demi alasan yang mulia. Kalau gajinya pas-pasan, korupsi pasti punya lebih sedikit ruang untuk tumbuh. Itu khayalan yang menggoda dan cara yang buruk untuk merancang sebuah negara. Justru itu cara yang elitis dan berujung pada pemerintahan oleh orang kaya, yang sanggup membiayainya.

  • Benarkah pipeline alt-right cuma akan memperburuk apa pun yang mendorongmu ke sana?

    Yang awalnya menarik saya ke dunia ini sebenarnya bukan politiknya, atau setidaknya bukan dalam pengertian ideologis rapi yang orang bayangkan belakangan. Yang menarik saya adalah rasa dikenali. Saya mendengar seseorang menggambarkan suasana menjadi laki-laki di usia dua puluhan dengan cara yang terasa akurat sampai bikin tidak nyaman: pertemanan yang merenggang, waktu panjang sendirian di apartemen, perasaan bahwa kedewasaan datang tanpa struktur apa pun yang menyertainya...

  • Regulasi itu anti-pasar, atau justru bagian dari pasar itu sendiri?

    Tanpa aturan yang mencegah kekayaan berubah menjadi kepemilikan politik dan kemiskinan menggerus partisipasi, kamu tidak mendapatkan pasar yang lebih bebas. Yang kamu dapatkan adalah oligarki yang masih menyebut dirinya pasar bebas.

  • Benarkah para tech bro Silicon Valley itu BUKAN konservatif, cuma numpang demi pajak lebih rendah dan regulasi lebih longgar?

    Salah satu kesalahan terbesar konservatisme modern adalah mengira bahwa karena Silicon Valley menyukai pasar bebas, ia pasti juga menganut nilai-nilai konservatif. Ternyata tidak. Budaya teknologi tidak pernah konservatif secara tradisional. Budaya itu hiper-individualis, anti-tradisi, tak sabar dengan batasan, curiga terhadap agama, dan terobsesi pada optimasi ketimbang kesinambungan. Kaum konservatif melihat uang dan energi kewirausahaan, lalu mengabaikan sisanya. Kini kontradiksinya mustahil

  • Benarkah stack ranking pasti mengubah rekan kerja jadi musuh?

    Stack ranking selalu berujung politik karena ia mengubah arti kompetensi di dalam sebuah organisasi. Begitu karyawan dinilai relatif terhadap satu sama lain alih-alih terhadap standar atau tujuan yang stabil, rekan kerja terpintarmu berhenti menjadi aset yang bisa kamu pelajari dan ajak berkolaborasi, dan mulai menjadi pesaing. Kesuksesan mereka bisa menurunkan posisimu. Visibilitas mereka bisa merebut ruang promosimu. Keahlian mereka menjadi ancaman bagi rasa amanmu sendiri.