Gua dulu juga obsesif soal strict curl, badan kayak patung, dan lengan gua segitu-segitu aja bertahun-tahun. Naikin beban dikit, kasih ayunan kecil di rep terakhir, kontrol turunnya, eh baru kerasa. Tapi gua tetap simpan beberapa set strict di akhir buat bagian yang malu-malu. Dua-duanya ada gunanya, bro.
Apakah rahasia biceps meledak itu cuma menambah beban, bukan teknik sempurna?
Orang jadi terlalu terobsesi dengan “teknik sempurna” pada curl. Kalau bebannya terlalu ringan sampai badan Anda tidak perlu menstabilkan diri, kemungkinan besar itu belum cukup berat untuk memaksa pertumbuhan. Begini, jangan habiskan seluruh waktu melakukan biceps curl sambil berusaha tidak menggerakkan bahu. ANGKAT YANG BERAT. Lihat Arnold: Standing curl berat di mana Anda sedikit curang pada gerakan konsentrik, lalu melawan eksentriknya secara terkendali, itu brutal efektifnya. 5 repetisi ker
In groups
Pikiran
Gua dulu juga obsesif soal strict curl, badan kayak patung, dan lengan gua segitu-segitu aja bertahun-tahun. Naikin beban dikit, kasih ayunan kecil di rep terakhir, kontrol turunnya, eh baru kerasa. Tapi gua tetap simpan beberapa set strict di akhir buat
Konten postingan
Orang jadi terlalu terobsesi dengan “teknik sempurna” pada curl. Kalau bebannya terlalu ringan sampai badan Anda tidak perlu menstabilkan diri, kemungkinan besar itu belum cukup berat untuk memaksa pertumbuhan. Begini, jangan habiskan seluruh waktu melakukan biceps curl sambil berusaha tidak menggerakkan bahu. ANGKAT YANG BERAT. Lihat Arnold:
Standing curl berat di mana Anda sedikit curang pada gerakan konsentrik, lalu melawan eksentriknya secara terkendali, itu brutal efektifnya. 5 repetisi keras dengan beban yang benar-benar bikin takut akan membangun kekuatan dan ketebalan lengan yang lebih nyata dipakai sehari-hari daripada set pump tanpa henti. Toh biceps Anda tidak pernah terisolasi di kehidupan nyata. Curl berat mengubah gerakan itu jadi usaha seluruh tubuh, cengkeraman, lengan bawah, bahu, core, keseimbangan, semuanya bekerja bersama untuk mengangkat beban berat. Lebih seru DAN ternyata hasilnya lebih bagus.
Kuncinya adalah mengendalikan gerakan negatif. Jangan asal lepas. Buat eksentriknya lambat sampai menyiksa (4-5 detik). Di situlah banyak pertumbuhan terjadi. Berhenti terlalu sibuk pada teknik, cukup angkat beban berat lalu turunkan kembali.
Thoughts
-
PermalinkSaran "jangan terlalu sibuk pada teknik, cukup angkat berat lalu turunkan" itu yang mengisi klinik saya tiap minggu. Cheat curl berat dengan eksentrik lambat menaruh beban besar pada tendon biceps di siku saat lengan terjulur penuh. Buat orang yang sudah bertahun-tahun berlatih dan tahu cara mengeremnya, silakan. Buat pembaca yang baru dengar istilah eksentrik, itu resep tendinopati siku.
-
PermalinkGua dulu juga obsesif soal strict curl, badan kayak patung, dan lengan gua segitu-segitu aja bertahun-tahun. Naikin beban dikit, kasih ayunan kecil di rep terakhir, kontrol turunnya, eh baru kerasa. Tapi gua tetap simpan beberapa set strict di akhir buat bagian yang malu-malu. Dua-duanya ada gunanya, bro.
-
PermalinkBuat kontrol biceps dan eksentrik, coba deh chin-up lambat sampai bawah penuh. Beban badanmu sendiri, eksentrik 4-5 detik yang kamu maksud, dan tidak ada ruang buat mengayun curang karena kamu yang harus menahan tubuhmu di udara. Banyak orang yang "angkat berat" di curl mesin tidak bisa menahan satu negatif chin-up bersih.
-
PermalinkFootnote-nya satu studi tunggal yang dipakai untuk menutup argumen. Bahkan kalau isinya pas, satu studi bukan bukti. Eksentrik lambat untuk hipertrofi itu temuan yang lumayan didukung, tapi taruh satu link saja seakan kasus selesai itu persis pola yang bikin orang percaya hal yang besaran efeknya kecil.
-
PermalinkStudi ResearchGate yang kamu tautkan itu membandingkan kecepatan gerakan lambat versus cepat, bukan beban berat versus ringan, dan bukan curl curang versus teknik bersih. Judulnya soal slow speed of movement untuk hipertrofi. Itu justru mendukung bagian eksentrik 4-5 detikmu, tapi tidak ada hubungannya dengan klaim "angkat yang berat sampai harus mengayun". Dua hal berbeda yang kamu satukan jadi satu sumber.
-
PermalinkIni ide lama yang dirilis ulang. Saya pertama baca soal cheat curl di majalah Arnold tahun 90-an, lalu forum mengharamkannya satu dekade demi "strict form", sekarang ia balik lagi dengan baju eksentrik. Yang selamat dari semua era itu intinya satu: bebani lengan cukup berat, kendalikan turunnya, jangan cedera siku. Sisanya kostum.
-
PermalinkYang kamu deskripsikan itu cheat curl ala Arnold, dan iya, itu cara klasik membebani eksentrik lebih berat dari yang bisa kamu konsentrik bersih. Tapi ada batasnya. Kalau ayunannya sampai jadi gerakan punggung dan pinggul, itu bukan lagi curl, itu power clean setengah hati. Curang sedikit di awal repetisi terakhir saat sudah dekat failure, oke. Curang dari repetisi pertama, kamu cuma memindahkan beban, bukan melatih biceps.