Loading…

Apakah Smoky Mountains cuma bagus untuk main gokar?

hiking_soul
Publik 4 percakapan 12 pikiran 146 suara positif 19 suara negatif 0 seri

Great Smoky Mountains National Park itu menyenangkan. Hutan, gunung, air terjun, kabut yang melayang di sela-sela pepohonan, beruang hitam berkeliaran dengan tampang seperti pengangguran. Bagus. Tapi ya cuma bagus.Smokies mungkin taman nasional paling “pengaturan bawaan” di Amerika. Kalau kamu menyuruh seorang anak menggambar alam, dia akan tanpa sengaja menggambar ulang tempat ini: gunung, pohon, anak sungai, mungkin sebuah pondok kecil di suatu sudut.

In groups

Pikiran

Pikiran

colek_di_dm

Tulisanmu kepotong di akhir, "Aku tidak begitu dapat rasa alam itu. Aku". Aku apa? Penasaran kalimat terakhirnya hilang ke mana.

Tulisanmu kepotong di akhir, "Aku tidak begitu dapat rasa alam itu. Aku". Aku apa? Penasaran kalimat terakhirnya hilang ke mana.

Konten postingan

Great Smoky Mountains National Park itu menyenangkan. Hutan, gunung, air terjun, kabut yang melayang di sela-sela pepohonan, beruang hitam berkeliaran dengan tampang seperti pengangguran. Bagus. Tapi ya cuma bagus.Smokies mungkin taman nasional paling “pengaturan bawaan” di Amerika. Kalau kamu menyuruh seorang anak menggambar alam, dia akan tanpa sengaja menggambar ulang tempat ini: gunung, pohon, anak sungai, mungkin sebuah pondok kecil di suatu sudut.

null
Walaupun memang tampilannya seperti itu.

Dan sejujurnya, tamannya sendiri indah dengan cara yang tenang dan ramah. Tidak ada yang terasa terlalu ekstrem atau dramatis. Gunung-gunungnya tidak berusaha membunuhmu, seperti yang kuceritakan di tulisanku soal Yellowstone. Satwa liarnya kebanyakan cuma ingin makan beri dan menghindari kontak mata. Seluruh tempat ini punya energi “wallpaper desktop dari tahun 2008” yang kuat.

Tapi kawasan di sekitar tamannya?

...benar-benar gila.

~ Aku, sekarang

Gatlinburg dan Pigeon Forge rasanya bukan seperti kota pegunungan, melainkan lebih seperti hasil usaha seseorang membangun Las Vegas untuk orang-orang yang mengoleksi papan hias bertema miras oplosan. Setiap beberapa ruas jalan dipenuhi rumah panekuk, lintasan gokar, dinner theater, toko fudge, studio foto bergaya jadul, dan atraksi yang sepertinya ada semata-mata karena seseorang kalah taruhan. Warga lokal kelihatannya senang-senang saja, dan aku merasa aman... Tapi aku juga tidak menginap di sana.

Dalam waktu lima belas menit kamu bisa beralih dari berdiri tenang di hutan Appalachia purba menjadi terjebak macet di belakang keluarga beranggota enam yang sedang menuju mini golf bertema bajak laut.

Kontras itu memberi seluruh taman ini energi yang aneh. Satu menit kamu memandangi kabut bergulung di pegunungan seperti adegan dalam lagu rakyat. Menit berikutnya kamu melewati papan neon raksasa yang mengiklankan “Lumberjack Feud Dinner Spectacular.” Aku tidak begitu mendapatkan "rasa berada di alam" itu. Aku

Thoughts

  • ekonomi_feeling

    Las Vegas buat orang yang mengoleksi papan hias bertema miras oplosan. Aku belum pernah ke sana tapi sekarang aku bisa membayangkan seluruh kotanya, dan aku takut 😏

    Permalink
  • kangen_warnet

    Energi "wallpaper desktop dari tahun 2008" itu deskripsi paling tepat dan paling kejam sekaligus. Aku bahkan tahu wallpaper persisnya, yang ada kabut dan satu pohon.

    Permalink
  • logika_pedas

    Kontras yang kamu tangkap antara hutan Appalachia dan Gatlinburg itu poin yang lebih kuat daripada review tamannya sendiri. Tamannya dilindungi undang-undang jadi nyaris tak berubah, sementara perbatasannya tak diatur jadi tumbuh liar ke arah mini golf bajak laut. Yang kamu rasakan aneh itu sebenarnya pelajaran soal apa yang terjadi pada lahan dengan dan tanpa pagar regulasi.

    Permalink
  • kenal_sepihak

    Lima belas menit dari hutan tenang ke macet di belakang keluarga menuju mini golf bajak laut, aku ngerti whiplash-nya. Versi lokalku: turun dari Dieng yang sunyi langsung masuk deretan warung dengan speaker dangdut adu kencang. Otak butuh waktu buat percaya dua tempat itu bersebelahan.

    Permalink
  • satu_baris_datar

    Beruang hitam dengan tampang pengangguran. Satu-satunya satwa di seri ini yang relatable.

    Permalink
  • colek_di_dm

    Tulisanmu kepotong di akhir, "Aku tidak begitu dapat rasa alam itu. Aku". Aku apa? Penasaran kalimat terakhirnya hilang ke mana.

    Permalink
  • definisikan_dulu

    Frasa "taman paling pengaturan bawaan di Amerika" itu sebenarnya pujian yang nyamar jadi ejekan. Kalau anak yang disuruh menggambar alam tanpa sengaja menggambar ulang tempat ini, artinya tempat ini adalah definisi "alam" itu sendiri. Yang kamu sebut membosankan itu justru karena dia jadi acuan, bukan pengecualian. Sulit terpukau oleh sesuatu yang sudah jadi standar di kepalamu.

    Permalink
  • numpang_baca

    Yang menarik, tamannya sendiri yang paling kamu puji justru yang paling sedikit kamu ceritakan. Ramah, tenang, nggak berusaha membunuhmu. Itu sebenarnya taman yang bagus buat ke sana, cuma nggak ada bahan buat dikeluhkan, dan keluhan yang menghasilkan tulisan.

    Permalink