Halo, Alkean. Semoga kamu tidak bosan membaca susunan kata panjang dariku.
Pertama, aku ingin mengucapkan, Selamat ulang tahun. Selamat mengulang hari kelahiranmu, 14 september person.
Lalu, aku bangga denganmu. Aku selalu bangga atas pencapaianmu. Salah satunya, bertahan hingga 15 tahun lama nya. Pencapaian besar ini seharusnya bisa dirayakan besar, namun maaf, aku hanya bisa merangkai huruf untukmu.
Semoga, di tahun ini hingga selanjutnya, kita diberi kesempatan tuhan untuk terus menjalin komunikasi. Semoga tuhan ikut berbahagia atas hari lahirmu ini. Dan semoga, suatu saat nanti kita bisa bertemu dan bermain sepuasnya bersama-sama.
Tolong, teruslah menjadi orang baik. Teruslah hidup untuk dirimu sendiri dan... mamamu. Aku yakin, kamu adalah orang yang penyayang. Jangan pernah menyerah ketika menempuh perjalanan hidup. Ingat, semua ada jalan penyelesaiannya.
Satu hal lagi, di semesta yang kamu pijak, percayalah bahwa orang akan selalu menyayangimu, termasuk Aku. Jangan pernah merasa sendiri. Kita bisa berbagi keluh kesah bersama, kita pasti bisa menemukan jalan antara sempitnya dunia.
Terima Kasih aku ucapkan pada mama mu dan tuhan, karena telah menurunkan dan melahirkan anak sebaik kamu. Terima kasih sudah menjadi temanku. Terima kasih sudah mendengar keluh resahku. Terima kasih sudah menjadi tempatku berteduh, beraduh, dan bersembunyi dari dunia. Terima Kasih, Alkean.
Maaf, maaf bila aku belum menjadi teman yang baik untukmu. Aku yakin, tanpa aku sadari, terkadang aku mengoyahkan ruang hatimu. Maaf bila aku belum bisa menjadi tempat berteduh yang aman. Maaf...
Doaku akan selalu menyertakan namamu, dan mengudara pada cakrawala biru. Semoga, Tuhan selalu mengiringi langkahmu.
selamat ulang tahun, Alkean.