nafis
Recent posts
-
Pertemuan dua insan diwaktu yang salah .
Sejak awal tatap kita beradu, kita langsung bertukar cerita seolah dua jiwa yang telah lama saling menemukan. Setiap hari diisi dengan aksara, tawa, dan saling memeluk kabar. Namun, di antara riuhnya hal-hal indah yang kita tenun, tibalah kita pada titik di mana jemari harus saling melepaskan. Hari ini menjadi saksi pilu bahwasanya "seindah apa pun pelangi, jika ia hadir saat badai belum usai, ia akan tersapu angin." Sangat berat rasanya menghapus jejak yang telanjur dalam, tetapi takdir telah
-
Antologi Rasa yang Mengakar
Sejak awal netra ini menangkap bayangmu, kompas hatiku langsung terkunci pada satu arah: dirimu. Aku tak pernah tahu magnet apa yang kaubawa, namun di palung sukmaku, tumbuh sebentuk kagum yang teramat dalam. Lewat baris doa di sepertiga malam, aku terus mengetuk pintu langit, memohon pada Semesta agar jarak di antara kita dikikis. Sempat ada bisik ragu yang mampir, “Mampukah orang sepertiku memilikimu?” Namun, keajaiban sempat menyapa; takdir melingkar membawa