To my best friend of the year and always be
Happy July, Kaixin.
Tak ku sangka, bulan ini menjadi bulan kedua dimana persahabatan kita berlangsung.
Lagi-lagi, aku ingin mengucapkan banyak terima kasih dan maaf untukmu.
terima kasih telah menjadi tempat untukku berteduh, berteduh dari derasnya arus dunia. terima kasih telah menjadi tempatku untuk mengeluarkan segala keluh kesah, menyuarakan ketakutan, serta mengadu atas apa yang terjadi dalam hidupku.
Beribu kalimat syukur ku panjatkan pada tuhan karena dipertemukan dengan teman yang begitu baik sepertimu. yang tidak pernah mencela segala kekurangan serta segala hal tentang ku. bagiku, kamu bagai tempat aman dan nyaman untuk ku berpulang.
Aku senang, halaman hidupku terisi oleh persahabatan ini. aku ingin kamu tahu, setiap kata yang aku rangkai, selalu menyertakan dirimu di dalamnya. aku begitu senang hingga mengabadikanmu dalam bentuk barisan tinta dalam kertas yang berkerut.
Aku selalu senang, kamu menerima rasa takutku, bahkan ikut mendekapku ke dalam cerahnya dunia mu. berkat dirimu, aku bisa belajar mencintai diriku sendiri, menyayangi diriku sendiri. Aku harap dirimu juga melakukan hal yang sama seperti yang kamu ajarkan padaku.
Kamu adalah satu-satunya sahabat yang selalu menerimaku.
Maaf jika terkadang membuatmu terbebani dengan segala ketakutanku, merepotkanmu dengan segala keluh kesahku, sekali lagi maaf.
Jika ada kesempatan untuk hidup kedua kalinya, aku ingin kita dipertemukan lagi seperti ini. menjadi teman untuk saling bertukar kabar. bahkan jika bisa, aku ingin berteman denganmu dalam bentuk nyata. agar kita bisa saling merengkuh tanpa jarak yang terhalang.
Semoga tuhan selalu menyertai langkahmu, semoga hal baik selalu datang padamu. Bahagia selalu, sahabatku, Kaixin.